Rabu, 20 Januari 2010
belajar dari pengalaman
hampir setiap saat usiaku kian bertambah..dari kisah yang telah ku lalui, aku sadar usaha untuk mewujudkan impian itu hal yang wajar, tapi ketika harapan untuk terwujud ternyata bukan kuasa kita!!
ada tanganNya yang bekerja. seperti pengalaman kemarin..impian sudah di raih, tapi secepat kilat ia pergi begitu saja..bahkan seperti tanpa ampun dan tak kuduga sebelumnya.sakit?? jelas saja, tapi lantas aku berpikir bahwa ini bagian dari episode hidup. aku banyak dikenalkanNya dengan hal-hal yang memberikanku pelajaran.
maka kawan, gantungkanlah impianmua di tanganNya, engkau sedikitpun tak kuasa merubah takdir kecuali dengan kehendakNya.
semoga harapan yang ada di benak kita, apapun bentuknya bisa mengingatkan kita bahwa di luar itu kita punya sesuatu yang bisa merubah apapun.
tapi kita tetap di wajibkan untuk berusaha semaksimal mungkin.
Minggu, 06 September 2009
1 sept '09
di penghujung usia 20 tahun ini, bayangan pernikahan kerap singgah, menari-nari dalam khayalku... Rabb,,, ku tahu pasti pernikahan hakikatnya adalah perjuangan. sungguh bukan sebatas cinta versi nafsu yang isinya hanya keindahan saja melainkan penuh rintangan di tepian jalan yang mendaki untuk sampai di puncak ketenangan(baca; sakinah). meskipun aku tak pernah tahu siapa yang kelak akan menemani perjuangan ku dan menjadi imam terbaikuntuk diriku...
Rabb... aku yakin suatu saat engkau akan mempertemukan kami(aku dan calon suamiku-yang entah siapa). dan aku berharap di saat-saat itu kami benar-benar telah siap untuk membina keluarga yang menjadi pondasi tebentuknya generasi-generasi muslim berikutnya...
Rabb.. betapa menuju tahap tersebut adalah ujian yang membutuhkan kesabaran..
hopely.. the best, mudahkan kami untuk bisa istiqamah... hingga saat-saat itu tiba,,
Sabtu, 17 Januari 2009
Beribu-ribu harapan boleh saja tersimpan dalam benak kita. tak terkecuali semua insan di dunia ini tentu punya harapan. harapan itulah yang menggerakan mereka untuk mencapai yang terbaik...
Dalam rentan perjalanan untuk mecapai apa yang diharapkan, terkadang terkantuk kendala yang tak di duga. ia bisa menjadi satu tantangan untuk menjadi lebih baik atau bisa memberhentikan usaha kita karena kemampuan yang terbatas.
ya, kemampuan yang terbatas!!
faktornya bisa dari ekonomi, fisik, lingkungan dsb...
sebagian besar manusia pasti pernah berhadapan dengan keadaan yang terbatas. kadang terselip putus asa, rasa pesimis, bahkan sampai mengarah pada tindakan yang membahayakan (bunuh diri, misalnya).
kita coba behenti di catatan ini, da sama-sama kita renungkan... bukankah kita memeang di ciptakan sebagai manusia yang terbatas?ya, karena hanya Allah yang tidak pernah tebatas....
tak ada yang memiliki kesempurnaan selain Allah...
Saudaraku, keterbatasan sesungguhnya mengajarkan kita untuk tetap menjadi seorang hamba yag senantiasa bergantung pada kekuatanNya...
keterbatasan mengajarkan kita untuk tetap percaya pada iradatNya. dan tentulah apa yang di tentukan Allah adalah yang terbaik! sekalipun dalam mata kita pda awalnya menyakitkan....
Dan keterbatsan juga menyimpan hikmah kenikmatan yang baru kita rasakan setelah terbentur dengan keterbatasan!
sehat terasa nikmat saat terbentur sakit, segarnya air begitu nikmat saat dahaga, petunjuk dan hidayah Allah terasa lebih indah kala kita menyadari segala kesalahan walau hanya secuil atom..
Disinilah.. kita seyogyanya sadar betul dan memahami bahwa untuk menghadapi keterbatasan hanya satu sikap, yakni ketawakalan!
Saudaraku... apalah manfaatnya kita tenggelam dalam putus asa saat menghadapi keterbatsan?
justru sebaliknya keterbatsan itulah yang membuat kita berusaha bangkit, berjuang lebih keras, dan merasakan nikmatnya tawakal. dan pasti usaha tersebut Allah gantikan dengan takdir yang leih baik... insya Allah...
Senin, 24 November 2008
puisi
tetap teguh sekalipun angin kehidupan
masih tetap bergerak kencang adalah engkau yang selalu ingin ku tuju...
